Click here for Myspace Layouts
Valentine's Day Pumping Heart

Jumat, 10 Februari 2012

Belum Ada

Di ujung sana, dibalik gubuk anyelir..

Coba lirik angsa yang tengah menari..
Ada tantangan yang tengah dilawan..

Mereka berdansa walau ditengah badai..

Halangi..
Bila kau memang belum tengahi..

Kau beri tumpuan duri di antara teratai, tapi kau memang belum bisa mengerti..

Satu cerita untuk sang peri..
Bukan dongeng dari istana langit..
Hanya saja, legenda surga yang sengaja di bagikan..

Agar kau mulai berpikir, bahwa pelangi pun ada tanpa bisa kau pahami..

Secara teori terungkap jelas, namun belum mampu buatmu tersentuh..

Coba kau isyaratkan, jikalau kau memang hendak beranjak..

Mungkin berpindah agar kau mulai tergerak, untuk menjamah kuntum melati..

Namun, aku heran?
Malah kuntum teratai yang kau gapai..

Seonggok anyelir tak kau hirau, tapi tumpukan bonsai yang kau hiasi..

Belum ada..
Belum bisa..
Hanya saja berandai antara ilalang dan jerami..
Lalu mati terkubur bersama malaikat..

Takut Mencintai

Kugapai ufuk timur cakrawala..
Disela gamang yang kucoba renungi..
Bimbang dalam kehampaan..

Perlu kau ketahui..
Aku mencintaimu, namun aku takut untuk memiliki..

Aku menangis dalam kerinduanku..
Terasa batinku menyangkal untuk bilang "tidak"..
Bertentangan dengan fakta..

Mengapa bibirku ingin katakan "iya"..
Sedang aku tahu, semua dalam kebimbangan..

Aku jemu, mengartikan bahasa tubuhmu..
Antara ingin dan tak ingin..

Sepertinya aku ingin berlari saja..
Melewati perbukitan, lalu bersembunyi di tanah berpasir..

Tanyakan kenapa?

Aku hanya tak ingin terseret dalam ketidak pastian yang kau nyatakan..

Sadarkah, aku mendambakanmu..
Namun, sudut hatiku tak kuasa..

Dan aku pun tak ingin berharap banyak..
Karena aku takut semua hanya omong kosong yang kau tawarkan..

Hujan Terakhir Di Januari

Sinar matahari yang kurindu..
Hadir di balik awal bulan februari..

Angin yang semula berkecamuk..
Berganti dengan semilir lembut, dikaki daun berpucuk..

Polemik sesekali muncul menatap hujan yang bertarung dengan surya kelana..

Sesekali ku usap kedua mataku, lalu mengerjap sejenak..
Merasakan, belaian angin yang menjamah wajah..

Alhamdulillah ku hembuskan sesaat..

Ku lontarkan syukurku pada Penguasa semesta..

Ada tabir yang di buka dibelakang gemuruh awan..
Cahaya kerinduan yang ku takjub, menjelma dalam senyuman lembayung..

Indahnya..
Subhanallah, aku terduduk dalam kenyataan yang membahagiakan..

Angin telah membawa surya di awal bulan februari..
Tetes dari rinai hujan berganti dengan sinar kehangatan


31  JANUARI 2011

Renungan Dari Sahabat

Pada suatu hari Aristoteles bertanya pada gurunya

Aristoteles : Guru, apakah cinta sejati itu?

Guru menjawab : Berjalanlah lurus di taman bunga yang luas, petiklah 1 bunga yang terindah menurutmu, & jangan pernah berbalik ke belakang!

Kemudian aristoteles melaksanakannya &
kembali dengan tangan hampa..

Guru bertanya : mana bunganya?

Aristoteles menjawab : Q tidak bisa mendapatkannya!
sebenarnya aku telah menemukannya, tapi aku berpikir, di depan ada yg LEBIH bagus lagi.
ketika ku telah sampai di ujung taman, aku bru sdar bahwa yang ku temui pertama tadi itulah yang terbaik,
tapi aku tidak bisa kembali lagi ke belakang...

Guru berkata :
seperti itulah cinta sejati,
semakin kau mencari yang terbaik,
maka kau tak akan pernah menemukannya..


31 Januari 2011

Dimensi Waktu yang Membawaku

Andai, hidup memiliki cadangan waktu untuk yang lalu..
Punya sedikit lembaran buram sebagai kertas koreksi percobaan..
Berisikan dari tumpukan kertas2 putih usang yang penuh goresan..

Mungkin saja, aku akan mengulang sejenak..
Untuk tetap berhenti dan menoleh kebelakang..
Dan membuang beberapa waktu ku di masa kini..

Ternyata, awan, langit, rembulan, musim dan mentari sebagai saksi..
Menentang dimensi waktu yang ada..
Dan mereka perlahan membawaku ke masa kini, segera beriku gambaran akan masa depan..

Agar aku mengerti, arti hidup..
Berikanku pemahaman, bahwa hidup adalah usaha..
Bukanlah sekedar harapan kosong yang tak kunjung terwujud..

Tapi hidup adalah bagaimana kita berusaha, mencoba, dan belajar..
Tanpa letih bangkit jika suatu ketika terjatuh..

Antara Papa, Mama, dan Adikku

"ANTARA AKUH, ADEG, PAPAH dan MAMAH"

Akuh : Mamah, kangen!
Pengen pulang..
Libur kemarin ga cukup buat ilangin rasa kangen..

Mamah : Kug anak mamah jadi melow gini?
Katanya udah dewasa?
Hayo, buktiin..
Kalo anak mamah bisa buat papah sama mamah bangga..
Yang sabar sayang, kan masih ada hari esok..
Kalo pengen jujur, mamah papah juga kangen kug..

Papah : Bener apa kata mamah, nak!
Inget, kamu itu kakak bagi adik kamu..
Artinya kamu contoh di keluarga..
Kalo kamu ajah gini, gimana nantinya..
Jadi, semangat ea sayang..
Papah mamah tau kalian bisa, kalian berdua jantung hati papah dan mamah..

Adik : Yah, kak..
Bnr apa kata papah mamah..
Jangan sedih ea, adik tau kak pasti bisa!
Lagian, kita juga bakalan sama2 kug..
Adik bakalan nyusul kug..
Jadi suatu hari nanti, kita sama2 buktiin kalo kita bisa bikin papah sama mamah bangga dengan prestasi yang kita dapat.. :)

Pahami Aku

Mungkin aku terlahir, hanya untuk menjadi diriku sendiri..
Melakukan apa yang aku yakini dan menjadi peganganku..
Coba artikan tatap mataku sejenak..
Bahasa tubuh yang aku perbuat..
Menggambarkan bahwa aku tak sekokoh karang yang menjulang..
Mengapa orang hanya bisa bicara?
Sedang mereka tak tahu beratnya gelombang di ujung samudera!
Semua memang ingin di mengerti..
Namun, adilkah jika mengorbankan air mata orang lain?
Ku rasa tidak...!!
Kebahagian adalah hak semua..
Hey..
Tapi apa yang kalian fikirkan?
Merebut apa yang kupunya, untuk kalian miliki bersama!
Itu tak adil bagiku, kalian melukaiku..
Coba mengerti aku, air mataku, gerak bibir dan bahasa tubuhku..
Tak kah kalian pahami, aku tersiksa?