Click here for Myspace Layouts
Valentine's Day Pumping Heart

Selasa, 07 Agustus 2012

MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA



MUSYAWARAH  MASYARAKAT DESA (MMD)

          Musyawarah masyarakat desa termasuk kedalam tahapan pengorganisasian masyarakat. Dimana pengorganisasian masyarakat terdiri atas 3 aspek penting, yaitu :
  • Proses
  • Masyarakat
  • Memfungsikan masyarakat
Tahapan pengorganisasian masyarakat menurut (Sasongko, Adi : 1978) menyebutkan langkah-langkah dalam pengorganisasian masyarakat sebagai berikut :
a.       Persiapan sosial :
·         Pengenalan masyarakat
·         Pengenalan masalah
·         Penyadaran masyarakat
b.      Pelaksanaan
c.       Evaluasi
d.      Perluasan
MMD termasuk dalam golongan penyadaran masyarakat, dimana tujuannya adalah menyadarkan masyarakat agar mereka :
  1. Menyadari masalah-masalah kesehatan dan keperawatan yang mereka hadapi
  2. Secara sadar meraka ingin berpartisipasi dalam kegiatan penanggulangan masalah kesehatan dan keperawatan yang mereka hadapi
  3. Mereka tahu cara memenuhi kebutuhan-kebutuhan akan upaya pelayanan kesehatan dan keperawatan sesuai dengan potensi dan sumber daya yang ada pada mereka.
Agar masyarakat dapat menyadari masalah dan kebutuhan mereka akan pelayanan kesehatan dan keperawatan, maka diperlukan suatu mekanisme yang terencana dan terorganisasi dengan baik
4.      Pengertian MMD
Musyawarah Masyarakat Desa adalah Musyawarah yang dihadiri oleh perwakilan masyarakat untuk membahas masalah-masalah terutama yang erat kaitannya dengan kemungkinan KLB, kegawatdaruratan dan rencana yang ada didesa serta merencanakan penanggulangannya. Topik yang dibahas fokus pada hasil SMD yang telah diperoleh.

5.      Tujuan MMD
·         Agar masyarakat mengenal masalah kesehatan yang dihadapi dan dirasakan diwilayahnya
·         Agar masyarakat sepakat untuk bersama-sama menanggulanginya
·         Tersusunnya rencana kerja untuk penanggulangannya yang disepakati bersama

6.      Peserta MMD
·         Para kader pelaksanan SMD
·         Kepala Desa dan perangkat desa
·         Tomas setempat (Formal dan non-formal)
·         PKK
·         LPM/KPM
·         Karang taruna, saka Bakti Husada
·         PMR
·         Beberapa KK yang di SMD
·         Pimpinan Puskesmas dan staf
·          Sektor kecamatan (Sosial, BKKBN, KUA, dll)
·         Ketua Ormas (NU, Muhammadiyah, Perempuan, Pemuda, Partai)

7.      Tempat MMD
·         Balai Desa

8.      Pola peyelenggaraan MMD
·         Susunan tempat duduk sebaiknya bebentuk lingkarang (Round Table), tidak ada peserta yang membelakangi peserta lainnya, komposisi jangan seperti diruangan kelas
·         Pimpinan pertemuan duduk sederetan, setara dan berada diantara para peserta, tidak memisah atau dududk dikursi istimewa
·         Duduk tidak harus selalu dikursi, boleh juga dilantai, diatas tikar, atau permadani atau matras

9.      Suasana MMD
·         Ciptakan suasana kekeluargaan yang akrab
·         Jangan ciptakan suasaana yang formal dengan meja yang ditata seperti dimeja persidangan

10.  Waktu MMD
·         Mulailah tepat waktu, sesuai dengan rencana dan jadwal, jangan sampai peserta menunggu
·         Yang mengundang hadir terlebih dahulu dan jangan terlambat

11.  Peran Ketua MMD
·         Mengarahkan pembicaraan agar jangan menyimpang dari arah yang ditetapkan
·         Menjadi penengah jika terjadi perselisihan pendapat dalam pembicaraan
·         Mengetaur lalu lintas pembicaraan diantaraa sesame peserta
·         Ketua harus selalu berusaha memotivasi setiap peserta
·         Ketua jangan terlalu banyak bverbicara, ketua sebaiknya lebih banyak memandu
·         Ketua harus sabar, tidak boleh emosional bila ada hal yang menjengkelkan
·         Ketua harus jeli, cerdik, dan segera bias manangkap apa yang dimaksud oleh peserta
·         Setiap pendapat harus dihargai, jangan memaksa kehendak untuk disetujui
·         Semua keputusan harus berdasarkan musyawarah, bukan paksaan
·         Ketua harus selalu memantau kepada bahasa tubuh, ekspresi, gerak-gerik peserta, apakah mereka kelihatan bosan atau jengkel mendengarkan, bila perlu diselingi dengan gurauan untuk mencairkan suasana
·         Bila ada hal-hal teknis yang kurang jelas, terutama tentang masalah atau info yang berkaitan dengan kesehatan, dapat meminta kejelasan atau penjelasan dari dokter puskesmas atau stafnya

12.  Langkah-langkah penyelenggaraan MMD
A.    Persiapan :
·         Kader menyiapkan hasil analisis yang ditulis dalam lembar balik
·         Kader membantu kepala desa menyimpulkan acara, tata ruangan dan perlengakapan
·         Kader memotivasi atau mengajak para Tomas, Toga, pimpinan  Ormas yang ada didesa itu untuk hadir dalam MMD, agar dapat membantu memecahkan masalah bersama-sama
·         Mengajak kader-kader didesa tersebut yang lainnya untuk ikut hadir
B.     Proses
·         Pembukaan dengan menguraikan maksud dan tujuan MMD
·         Dipimpin oleh Kades
·         Pengenalan masalah kesehatan dipimpin oleh bidan
·         Menyajikan hasil SMD oleh kelompok SMD
·         Perumusan dan penentuan prioritas masalah kesehatan atas dasar pengenalan masalah dan hasil SMD
·         Rekomendasi teknis dari bidan
·         Penyusunan rencana pelaksana kegiatan dipimpin oleh Kades
·         Penutup
C.    Tindak lanjut
·         Kader membantu KAdes menyebarkan hasil musyawarah tentang rencana kerja penanggulangan masalah dan membantu menindaklanjuti untuk kegiatan-kegiatan
·         Selanjutnya, mencari calon Kader baru, pelatihan Kader dan pelaksanaan kegiatan
D.    Tindak lanjut rencana kerja hasil MMD
·         Latihan Kader
·         Melaksanakan kegiatan masyarakat dibidang kesehatan
·         Memantau atau memonitor hasil kegiatan
·         Memotivasi warga agar kegiatan dibidang kesehatan dapat dikembangkan baik lokasinya maupun jenis kegiatannya


13.   Matrik Rencana Kegiatan

No

Kegiatan

Tempat

Waktu

Penanggung Jawab

Sumber Daya

Pihak yang terlibat












































Tidak ada komentar:

Poskan Komentar